Penggunaan pupuk kimia yang tidak diimbangi pemberian pupuk organik dapat merusak tanah. Pupuk kimia dapat merusak keseimbangan unsur hara dalam tanah dan dapat menurunkan pH tanah. Oleh karena ltu, dipenukan pupuk organik untuk membantu upaya pemulihan kesuburan tanah. Pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah sesuai Jenisnya sebenamya sudah berjalan dengan baik, namun pengolahan sampah yang dilakukan masyarakat adalah pengolahan konvensional yang memenukan waktu cukup lama, sehingga banyak te~adi penumpukan sampah organik. Untuk mengatasi hal tersebut pertu dilakukan cara pembuatan kompos yang lebih efektif. Dalam penelitian ini ingin dipelajari proses pembuatan kompos dari sampah organik dengan cara ferrnentasi menggunakan EM4. Proses ini dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap persiapan bahan baku yang meliputi persiapan sampah organik dan pembuatan stater EM4 serta tahap pengomposan yaitu bahan baku dicampur dan ditempatkan dalam wadah tertutup di ruang gelap agar te~adi proses pengomposan anaerob. Dari penelitian ini ingin diketahui kondisi proses yang optimal untuk memperoleh hasil yang maksimal dari segi kualltas maupun kuantltas. Analisa yang dilakukan meliputi analisa kadar air, kadar karbon, kadar nitrogen, rasio C/N, kadar logam berat, kadar unsur mikro, kadar total P205• K20, pH dan uji tanaman. Dengan menggunakan kondisi proses optimal (konsentrasi EM4 0,5 %, suhu proses 40°C, ukuran bahan 0,0356 cm (-301+40 mesh) dan konsentrasi gula 0,8% diperoleh waktu pembuatan kompos 3 hari serta kornpos yang dihasilkan memenuhi stander kualitas kompos seperti yang diatur dalam Peraturan Mentan, No. 2/Pert/HK.0601212006. Kata kunci: kompos,sampah, organik.
Copyrights © 2012