Salah satu program pemerintah Indonesia dalam mengurangi kemiskinan berbasis pada pemberdayaan ekonomi mikro dan usaha kecil adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan pembiayaan modal kerja atau investasi yang diberikan kepada usaha produktif pada segmen mikro, kecil,menengah, dan koperasi (UMKMK) yang layak atau feasiblenamun belum bankable. Masalah yang sering terjadi adalah tingginya kredit yang macet (pinjaman yang tidak dibayar oleh debitur), salah satu penyebabnya karena penentuan penerima KUR yang tidak tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu metode pendukung keputusan yang dapat membantu menentukan penerima KUR yang tepat. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PROMETHEE (Preference Ranking Organization for Evaluation) merupakan salah satumetode untuk menentukan prioritas dalam analisis MCDM (Multi Criteria Decision Making), yaitu teknik pengambilan keputusan dari beberapa alternatif pilihan yang ada. Penelitian dengan metode PROMETHEE ini akan menghasilkan komposisi rangking atau peringkat calon penerima KUR yang memiliki risiko kredit terendah sampai tertinggi, peringkat tersebut berdasarkan nilai yang diperoleh dari perhitungan Net Flow dari setiap alternatif / calon penerima KUR, Net Flow yang tinggi berarti sangat direkomendasikan untuk menjadi penerima KUR karena diperkirakan memiliki risiko kredit yang rendah.
Copyrights © 2015