Tantangan urbanisasi abad-21 kedepan semakin beragam. Urbanisasi mengubah gaya hidup penduduk. Hal ini membuat perencana perlu untuk terus memperbarui pendekatan yang digunakan. Struktur ruang merupakan salah satu komponen penting penyusunan rencana spasial di Indonesia (UU No. 26 Tahun 2007). Sayangnya, penelitian-penelitian dan praktik analisis struktur ruang yang ada belum menggunakan pendekatan sistem kompleks. Padahal, sistem kompleks merupakan salah satu pendekatan yang cukup sesuai bagi ilmu-ilmu sosial di abad ke-21. Penelitian ini berusaha membangun sebuah model pergerakan penduduk menggunakan permodelan berbasis agen. Model dirancang untuk memenuhi kebutuhan pada skala kota (1:25.000) dan skala temporal satu hari di DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DKI Jakarta merupakan kota monosentris, jika ditinjau sebatas wilayah administrasinya. Model yang dibangun cukup valid.
Copyrights © 2018