JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL
Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017

PERENCANAAN PELEBARAN JEMBATAN JATINGALEH KOTA SEMARANG

Heri Irawan (Departemen Teknik Sipil Jl.Prof.Soedarto,SH.Tembalang Semarang.)
Dedy Purnomo (Departemen Teknik Sipil Jl. Prof.H.Soedarto,SH.Tembalang Semarang)
Siti Hardiyati (Departemen Teknik Sipil Jl. Prof.H.Soedarto,SH.Tembalang Semarang 50275)
Muhrozi Muhrozi (Departemen Teknik Sipil Jl. Prof.H.Soedarto,SH Tembalang.)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2017

Abstract

Untuk menunjang kegiatan transportasi yang melintasi Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, maka dibangunlah Jembatan Jatingaleh pada ruas Jalan Teuku Umar- Setiabudi Kota Semarang. Seiring dengan pertumbuhan dan pola pergerakan lalu lintas, didapatkan bahwa pada kondisi tertentu khususnya pada saat jam sibuk, sering dijumpai antrian kendaraan yang akan melintasi Jembatan Jatingaleh. Hal ini dilandasi dengan didapatkan nilai Degree of Saturation (DS) Jembatan Jatingaleh sebesar 0,78 (> 0,75) yang mengindikasikan kondisi lalu lintas sudah tidak stabil. Oleh karena itu, pelebaran Jembatan Jatingaleh dapat menjadi solusi kemacetan dan potensi kelebihan beban akibat kendaraan yang terjadi. Namun, untuk merealisasikan halĀ  tersebut perlu ada perencanaan pelebaran pada struktur jembatan mengingat kondisi exsisting yang tidak dapat menampung arus lalu lintas kendaraan yang melewati jembatan tersebut dan terbatasnya ruang jembatan. Hal ini yang melatar belakangi pengambilan topik tugas akhir ini. Sebagai pertimbangan teknis dan estetika, Jembatan Jatingaleh didesain sama seperti kondisi exsisting sehingga jembatan direncanakan menggunakan struktur gelagar baja untuk struktur atasnya dan beton bertulang untuk struktur bawahnya. Dalam perencanaan, Jembatan Jatingaleh akan melayani lalu lintas dari arah Kota SemarangĀ  ke Semarang ke arah selatan ataupun sebaliknya. Masing- masing pelebaran sisi kanan dan kiri dengan pelebaran jalan jembatan 6 meter ditambah lebar trotoar 2 x 1,5 meter. Sehingga nantinya pada jembatan jatingaleh menjadi 8 lajur 2 arah. Perencanaan pada aspek lalu lintas menggunakan umur rencana 25 tahun dengan nilai pertumbuhan lalu lintas kendaraan sebesar 2,472% per tahun. Ruang lingkup elemen jembatan yang direncanakan dalam tugas akhir ini meliputi pekerjaan untuk struktur keseluruhan jembatan dan jalan pendekat jembatan

Copyrights © 2017