Jurnal Kedokteran Diponegoro
Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO

FAKTOR – FAKTOR PREDIKTOR MORTALITAS SEPSIS DAN SYOK SEPSIS DI ICU RSUP DR KARIADI

Astrid Vivianni (Unknown)
Nur Farhanah (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Nov 2016

Abstract

LatarBelakang : Sepsis dan syok sepsis merupakan suatu sindroma kompleks dan multifaktorial, yang insidensi, morbiditas, dan mortalitasnya masih tinggi di dunia. Faktor - faktor yang mempengaruhi dan memperberat perjalanan penyakit sepsis diantaranya usia, jenis kelamin, fokus infeksi, skor APACHE II, skor qSOFA, jumlah leukosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit, jumlah trombosit, kadar glukosa, kadar albumin, kadar kreatinin serum, sistolik, denyut jantung, laju pernafasan, PaO2/FiO2, dan komorbid.Tujuan : Mengetahui faktor – faktor prediktor mortalitas sepsis dan syok sepsisMetode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode kasus kontrol yang dilakukan mulai April-Mei 2016. Kasus adalah penderita sepsis dan syok sepsis yang meninggal setelah dirawat di ICU RSUP Dr. Kariadi, sedangkan kontrol adalah penderita sepsis dan syok sepsis yang bertahan hidup setelah dirawat di ICU atau bangsal RSUP Dr. Kariadi. Data diambil dari catatan medik pasien dan kemudian dianalisis menggunakan univariat dan bivariat dengan SPSS 21.Hasil : Pada penelitian ini didapatkan 40 pasien sebagai kasus dan 7 pasien sebagai kontrol. Setelah dilakukan uji Fisher’s exact diperoleh nilai kemaknaan hubungan antara variabel dengan kematian sebagai berikut : usia (p = 0.553 [OR = 1.346]), jenis kelamin (p = 0.623 [OR = 1.091]), fokus infeksi (p = 0.285 [OR = 2.222]), skor APACHE II (p = 0.488 [OR = 2.056]), skor qSOFA (p = 0.501 [OR = 0.667]), jumlah leukosit (p = 0.291 [OR = 2.250]), kadar hemoglobin dan hematokrit (p = 0.473 [OR = 0.5]), jumlah trombosit (p = 0.574 [OR = 1.206]), kadar glukosa (p = 0.394 [OR = 1.750]), kadar albumin (p = 0.357), kadar kreatinin serum (p = 0.606 [OR = 0.831]), sistolik (p = 0.190 [OR = 3.056]), denyut jantung (p = 0.525 [OR = 0.75]), laju pernafasan (p = 0.499 [OR = 1.393]), PaO2/FiO2 (p = 0.426 [OR = 1.630]), dan komorbid (p = 0.660 [OR = 0.786]).Kesimpulan : Variabel yang diteliti tidak berhubungan bermakna dengan kejadian kematian pada sepsis maupun syok sepsis. Hasil ini memiliki kelemahan berupa jumlah sampel yang sedikit sehingga tidak dapat mewakili populasi. Selain itu ada beberapa variabel lain yang diperkirakan berpotensi menjadi prediktor mortalitas sepsis maupun syok sepsis tetapi tidak diteliti karena keterbatasan data.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

medico

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

JKD : JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO ( ISSN : 2540-8844 ) adalah jurnal yang berisi tentang artikel bidang kedokteran dan kesehatan karya civitas akademika dari Program Studi Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro Semarang dan peneliti dari luar yang membutuhkan publikasi . ...