AbstrakSalah satu komoditas penting di Indonesia adalah bidang perikanan tangkap yaitu ikan pelagis khususnya ikan Lemuru (Sardinella longiceps). Kontribusi terbesar hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) berada di Selat Bali. Keberadaan ikan Lemuru (S. longiceps) sangat dipengaruhi oleh jumlah makanan yang tinggi dan suhu optimum tubuhnya di perairan. Untuk mengetahui keberadaan ikan Lemuru (S. longiceps) di perairan maka dapat dilihat dengan parameter oseanografi yaitu klorofil-a dan suhu permukaan laut. Nilai klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan dapat diketahui dengan menggunakan citra satelit Aqua-Terra MODIS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pergerakan ikan Lemuru (S. longiceps) secara horizontal dan mengetahui hubungan antara konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) berdasarkan garis bujur dan lintang di Selat Bali. Terdapat hubungan antara konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) pada variasi garis bujur yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar r= - 0,457 dan r= - 0,150. Hubungan konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) pada variasi garis lintang mempunyai nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,831 dan r = 0,810.
Copyrights © 2014