FLOW
Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow

REPRESENTASI JURNALISTIK MEDIA CETAK DALAM NOVEL THE BLONDE LADY (Analisis Semiotika Representasi Jurnalistik Media Cetak Pada Tahun 1900-an di Perancis Dalam Novel The Blonde Lady Karya Maurice LeBlanc)

Aubrey Kanelila Fanani (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
07 May 2013

Abstract

Penelitian ini mengenai representasi media cetak pada tahun 1900-an di Perancis dalam novel The Blonde Lady karya Maurice LeBlanc. Novel The Blonde Lady yang digunakan dalam penelitian adalah novel terjemahan yang diterbitkan oleh Bukune. Novel dianggap tempat untuk menyimpan dan menyampaikan kebudayaan dari generasi ke generasi. Dimana isinya merupakan hasil dari konstruksi realitas dengan bahasa sebagai perangkat dasarnya. Bahasa bukan saja sebagai alat representasi namun juga dapat menentukan relief seperti apa yang akan diciptakan. Penelitian ini memfokuskan pada teks dan makna teks. Metode penelitian yang digunakan adalah  semiotika, semiotika Saussurian sebagai model dengan paradigma strukturalisme. Strukturalisme sendiri dikembangkan oleh F. Saussure (1857-1913) seorang ahli linguistik dari Swiss. Peneliti berusaha melihat bagaimana representasi jurnalistik media cetak yang ada di Perancis pada tahun 1900-an dan membandingkannya dengan keadaann sebenarnya. Teks dan makna teks akan dilihat secara sintakmatis dan paradigmatis. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 15 leksia yang berupa kalimat maupun paragraf. Dalam analisis paradigmatis kita dapat melihat representasi. Kita dapat menarik kesimpulan bahwa representasi jurnalistik media cetak yang ada dalam novel ini adalah negara  Perancis pada tahun 1900-an menganut pers liberal dimana kepemilikannya kebanyakan berada ditangan swasta. Representasi ini sesuai dengan keadaan Perancis pada saat itu yang menganut republik demokrasi parlementer.   Kata kunci : Strukturalisme, Semiotika, Representasi Jurnalistik Media Cetak.

Copyrights © 2013