Penelitian ini berjudul Intensitas Komunikasi Terapeutik Perawat dan Pasien Anak (Studi Kasus tentang Komunikasi Terapeutik Perawat dalam Kaitannya dengan Semangat Pasien Anak untuk Sembuh di RSUP H. Adam Malik Medan). Penelitian ini berfokus pada penelitian kualitatif studi kasus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana intensitas komunikasi terapeutik yang dilakukan terhadap semangat pasien anak untuk sembuh di Ruang Anak Rindu B RSUP H. Adam Malik Medan. Penelitian ini juga menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan interpretif. Dalam penelitian ini peneliti meneliti subjek penelitian (informan) enam orang pasien anak yang berumur dua tahun ke atas yang sudah dapat diajak untuk berbicara dan dirawat inap di Ruang Anak Rindu B, serta tiga orang perawat yang bertugas di ruangan tersebut. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah penelitian lapangan yang berupa wawancara mendalam (indepth interview) dengan bentuk wawancara tidak berstruktur serta observasi terhadap ke semua informan dan penelitian kepustakaan. Sedangkan analisis data yang peneliti gunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan teori komunikasi antarpribadi, komunikasi terapeutik, komunikasi dalam keperawatan, dan komunikasi pada anak. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan adalah terdapat intensitas komunikasi terapeutik perawat dan pasien anak yang dikategorikan ke dalam tingkat sering yaitu rata-rata tiga kali dalam sehari. Selain itu intensitas komunikasi terapeutik perawat dalam kaitannya dengan semangat pasien untuk sembuh di Ruang Anak Rindu B RSUP H. Adam Malik Medan adalah positif/baik. Komunikasi terapeutik dapat dijadikan sebagai model terapi dalam penyembuhan pasien. Penelitian kualitatif ini berhasil menjawab konteks masalah “Bagaimanakah intensitas komunikasi terapeutik perawat dalam kaitannya dengan semangat pasien anak untuk sembuh di RSUP H. Adam Malik Medan?”.
Copyrights © 2013