Penelitian ini berjudul Konstruksi Melayu Saat Revolusi Sosial Sumatera Timur di Kesultanan Langkat dalam Surat Kabar (Analisis Framing tentang Konstruksi Melayu Saat Revolusi Sosial Sumatera Timur di Kesultanan Langkat dalam Surat Kabar Pandji Ra’jat). Tujuan untuk melihat bagaimana Melayu dikontruksi dalam teks berita di Pandji Ra’jat terkait Revolusi Sosial Sumatera Timur di Langkat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pisau analisis framing model Gamson dan Modigliani. Gamson dan Modigliani memahami media sebagai satu gagasan interpretasi saat mengkonstruksi dan memberi makna pada suatu isu. Dengan demikian peneliti akan menganalisis struktur-struktur yang dimilikinya untuk mendapat jalinan konstruksi dari naskah ini. Revolusi Sosial Sumatera Timur merupakan sebuah gerakan sosial di Sumatera Timur oleh rakyat terhadap penguasa kesultanan Melayu yang mencapai puncaknya pada Maret 1946. Revolusi ini dipicu oleh gerakan kaum komunis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan dengan alasan antifeodalisme. Revolusi melibatkan mobilisasi rakyat yang berujung pada pembunuhan anggota keluarga kesultanan Melayu. Banyak bangsawan meregang nyawa seperti di Kerajaan Langkat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberitaannya, Pandji Ra’jat mengkonstruksi Pemerintah sengaja mengadakan revolusi sosial untuk menghilangkan sistem kerajaan di Indonesia, khususnya di Langkat. Akibatnya, banyak bangsa Melayu di kerajaan menjadi korban penculikan, perampokan, hingga pembunuhan. Kata Kunci : Media, Framing,Revolusi Sosial, Sumatera Timur
Copyrights © 2016