ABSTRAK Skripsi ini berisi penelitian mengenai Peran Televisi Dalam Pembentukan Opini Publik. Penelitian ini fokus untuk meneliti peran televisi sebagai fungsi informasi, fungsi mediasi, dan fungsi amplifikasi, dalam pembentukan opini masyarakat Desa Muliorejo terhadap pemberitaan kebijakan Presiden Jokowi menghukum mati pengedar narkoba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran televisi sebagai fungsi informasi, fungsi mediasi, dan fungsi amplifikasi dalam pembentukan opini masyarakat Desa Muliorejo terhadap pemberitaan kebijakan Presiden Jokowi tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Massa dan Opini Publik. Metodologi dalam penelitian ini adalah studi analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Masyarakat Lingkungan XIII Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Arikunto, yang mengambil antara 10-15% dari jumlah populasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Hasil penelitian ini adalah televisi memiliki peranan penting dalam penyebarluasan berita mengenai kebijakan Presiden Jokowi menghukum mati pengedar narkoba. Televisi berperan dalam proses pembentukan opini masyarakat terhadap pemberitaan mengenai kebijakan Presiden Jokowi tersebut. Televisi memperkuat pernyataan narasumber dalam menanggapi kebijakan Presiden Jokowi menghukum mati pengedar narkoba, dan dalam memperkuat pernyataan narasumber televisi sudah sesuai dengan data dan fakta yang ada di lapangan. Kata kunci : Televisi, Opini Publik, Muliorejo, Sunggal
Copyrights © 2017