Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian

PENDUGAAN LAJU EROSI DENGAN METODE USLE PADA LAHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guinensiss Jacq.)YANG SUDAH TIDAK PRODUKTIF DI PERKEBUNAN PTP NUSANTARA II TANJUNG GARBUS (An Estimation of Erosion Rate with USLE Method at Unproductive Palm Oil Plantatio

Ughi Murphy Harahap (Program Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara Jl. Prof. Dr. A. Sofyan No. 3 Kampus USU Medan 20155)
Sumono Sumono (Program Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara Jl. Prof. Dr. A. Sofyan No. 3 Kampus USU Medan 20155)
Delima Lailan Sari Nasution (Program Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara Jl. Prof. Dr. A. Sofyan No. 3 Kampus USU Medan 20155)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2019

Abstract

ABSTRACT   In the long term, the magnitude of erosion rate that occurred in a land that had a certain slope and rain pattern for a various types of soils and land use conditions, in the long term can be predicted with USLE method aims to obtain the value of soil erosion rate on unproductive oil palm plantation (Elaeis guinensiss Jacq.) in PTP Nusantara II Tanjung Garbus plantation. The parametersobserved were the value of actual erosion, erosion tolerance (T), erotion hazard level (TBE). The results of these studies show the value of actual erosion using the USLE method on the land of Afd 2 PTPN II Tanjung Garbus for a land with fern vegetation, grass and reeds respectively are 29.55 tons / (ha.thn), 19.60 tons / (ha .thn) and 0.52 ton / (ha.thn). The value of tolerated erosion (T) for a land with fern vegetation, grass and reeds is 15.21 tonnes / ha.thn, 19.74 ton / (ha.thn) and 18 ton / (ha.thn) , and the erosion hazard level (TBE) for a land with fern vegetation, grass and reeds respectively are 1.94; 0.99 and 0.02 with moderate categories for vegetated ferns, low for grass and grass vegetation. Keywords: Erosion, Oil Palm Plantation, Unproductive, USLE. ABSTRAK Besarnya laju erosi yang terjadi di suatu lahan dengan kemiringan dan pola hujan tertentu untuk berbagai macam jenis tanah dan kondisi tata guna lahan dalam jangka waktu yang panjang dapat diprediksi dengan metode USLE. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai besarnya laju erosi tanah pada lahan tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensiss Jacq.) yang sudah tidak produktif dengan metode USLE di perkebunan PTP Nusantara II Tanjung Garbus. Parameter yang diamati meliputi sifat fisika tanah, kedalaman efektif tanah, prediksi erosi yang terjadi, faktor erosivitas, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, faktor tanaman dan konservasi lahan, erosi yang ditoleransi, dan tingkat bahaya erosi. Hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai erosi aktual dengan menggunakan metode USLE pada lahan Afd 2 PTPN II Tanjung Garbus untuk lahan dengan vegetasi pakis, rumput dan ilalang berturut-turut sebesar 29,55 ton/(ha.thn), 19,60 ton/(ha.thn) dan 0,52 ton/(ha.thn). Nilai erosi yang ditoleransi (T) untuk lahan dengan vegetasi pakis, rumput dan ilalang berturut-turut sebesar 15,21 ton/(ha.thn), 19,74 ton/(ha.thn) dan 18 ton/(ha.thn), serta tingkat bahaya erosi (TBE) untuk lahan dengan vegetasi pakis, rumput dan ilalang berturut-turut sebesar 1,94; 0,99 dan 0,02 dengan kategori sedang untuk lahan bervegetasi pakis, rendah untuk lahan bervegetasi rumput dan ilalang.   Kata Kunci: Erosi, Lahan kelapa sawit, Tidak produktif, USLE.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jrpp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Engineering

Description

Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian merupakan media untuk publikasi tulisan asli berkaitan dengan teknologi pangan dan keteknikan pertanian secara luas, yang diterbitkan atas kerjasama antara Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan dan Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian ...