ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan kredit pedagang sayur melalui bank konvensional (Kasus: Pasar Penampungan Kota Medan). Masalah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah biaya yang dibutuhkan pedagang sayur per hari, persentase jumlah pedagang sayur yang mengakses pembiayaan kredit melalui bank konvensional, pendapatan yang diperoleh pedagang sayur per hari, dan apakah kredit pedagang sayur melalui bank konvensional sudah layak melalui pendekatan finansial dan pendekatan psikologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditetapkan 30% dari populasi yaitu sebanyak 30 sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis biaya, analisis pendapatan, analisis rasio, dan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Total biaya rata-rata yang dikeluarkan pedagang sayur setiap hari adalah sebesar Rp 13.852.533; 2) Persentase jumlah pedagang sayur yang mengakses pembiayaan kredit melalui bank konvensional adalah sebesar 6,64%; 3) Pendapatan rata-rata yang diperoleh pedagang sayur setiap harinya adalah sebesar 1.208.167; 4) Berdasarkan pendekatan finansial, kredit pedagang sayur melalui bank konvensional di Pasar Penampungan Kota Medan layak; 5) Berdasarkan pendekatan psikologi, kredit pedagang sayur melalui bank konvensional di Pasar Penampungan Kota Medan layak. Kata kunci: Kredit dan Kelayakan ABSTRACT This study aims to determine the feasibility analysis greengrocer credit through a conventional bank (Case: Market Shelters Medan). Problems observed in this study is the amount of charge needed per day greengrocer, the percentage of vegetable vendors who access credit through a conventional bank financing, the income trader vegetables per day, and whether the loan through a conventional bank greengrocer approach is feasible financially and psychology approach. The data used in this study is primary data and secondary data. The number of samples in this study determined that 30% of the population by 30 samples. The method of analysis used the method of cost analysis, ratio analysis, and scoring method. The results showed that 1) the average total cost incurred greengrocer every day is Rp 13,852,533, 2) percentage of vegetable vendors accessing financing through a conventional bank loans amounted to 6.64%, and 3) the average income obtained traders vegetables every day is equal to 1,208,167; 4) Based on the financial approach, greengrocer credit through a conventional bank in Medan Market decent shelter; 5) Based on the approaches of psychology, greengrocer credit through a conventional bank in Medan Shelter Market feasible. Keywords: Credit and Eligibility
Copyrights © 2013