JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013

SIKAP PETANI TERHADAP PILOT PROJECT PERTANIAN TERPADU (Studi kasus : Desa Tangga Batu II, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir)

Rizki Rahmatullah Harahap, Salmiah, Emalisa (Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengetahui sikap petani terhadap pilot project pertanian terpadu, mengetahui hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan sikap petani terhadap pilot project pertanian terpadu, mengetahui apa saja masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pilot project pertanian terpadu, mengetahui apa saja upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah dalam pelaksanaan pilot project pertanian terpadu. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara secara purposive dan metode pengambilan sampel adalah stratified random sampling atas dasar luas lahan yang diusahakan pada lahan sawah sebanyak 30 KK. Data dianalisis dengan menggunakan uji beda rata-rata dengan alat bantu perangkat lunak SPSS dan dengan metode penskalaan Likert. Hasil penelitian pertama menunjukkan dimana 20 orang (66.7%) memiliki sikap positif terhadap pilot project pertanian terpadu dan 10 orang (33.3%) menyatakan sikap negatif terhadap pilot project pertanian terpadu, kedua tidak ada hubungan antara karakteristik sosial ekonomi petani terhadap pilot project pertanian terpadu, ketiga masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pilot project pertanian terpadu yaitu : Kurang atau tidak adanya modal untuk memulai usaha tersebut, kurangnya pengetahuan petani dalam budi daya integrasi padi sawah  dan  bebek, ketersediaan  air yang  kurang  terjamin, dan keempat adalah Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi  dalam  pelaksanaan  pilot  project pertanian  terpadu  adalah :  Beberapa  petani sangat kreatif untuk mencari  sumber  pendanaan  dengan melakukan  pinjaman kepada kerabat atau koperasi  pertanian  untuk  memulai  usaha  tersebut, sebagian  petani sudah  lebih aktif untuk mencari informasi dari media cetak maupun media elektronik serta  pelatihan tentang budidaya padi sawah dan bebek, bekerja sama dan bergotong-royong dan ikut masuk dalam kelompok petani pengguna air (P3A) serta membuat tali air atau kolam untuk mengairi sawah dan ternak bebek.   Kata Kunci : Sikap, pilot project pertanian terpadu.

Copyrights © 2013