JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013

ANALISIS USAHA TERNAK ITIK PETELUR Studi Kasus Kec. Bandar Khalifah Kab. Serdang Bedagai

Riwan Sinaga (Alumni Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian USU)
Satia Negara Lubis (Staf Pengajar Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian USU)
Hasudungan Butar-Butar (Staf Pengajar Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian USU)



Article Info

Publish Date
14 Sep 2014

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem cara beternak itik, jumlah pendapatan usaha ternak itik, apakah usaha ternak itik layak atau tidak untuk dikembangkan secara ekonomis, masalah-masalah yang dihadapi dalam beternak itik dan upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadapi masalah-masalah dalam beternak itik. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Analisis yang digunakan untuk menganalisis kelayakan ekonomi yaitu R/C Rasio (Return Cost Ratio), Produktivitas Tenaga Kerja dan BEP (Break Even Point). Hasil penelitian menunjukkan:  Sistem pemeliharaan usaha ternak itik di daerah penelitian masih tergolong sederhana atau tradisional (semi ekstensif), rataan pendapatan bersih usaha ternak itik adalah sebesar Rp. 34.243.000 per peternak /periode (± 1,2 tahun), usaha ternak itik di daerah penelitian layak dikembangkan secara ekonomis. Dengan nilai R/C Rasio = 4,31, BEP Produksi = 8.932 Butir, BEP Harga = Rp. 289,4 / Butir.   kata kunci : analisis, usaha ternak itik, sistem tradisional

Copyrights © 2013