Abstrak Penelitian usaha dan pemasaran ternak kelinci dilakukan untuk menjelaskan sistem pengelolaan usaha ternak kelinci, produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi serta menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha dan pemasaran ternak kelinci di Kelurahan Gundaling II dan Desa Sempajaya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Daerah penelitian di tentukan secara metode purposive (sengaja). Metode penetuan dan penarikan sampel yang digunakan adalah Metode Purposive Sampling, yaitu 20 peternak seluruhnya dijadikan sampel dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis fungsi Coubb Douglass, analisis pendapatan dan kelayakan serta analisis pemasaran yaitu saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pengelolaan usaha ternak kelinci ini sudah sesuai dengan anjuran Dinas Peternakan dan literatur yang ada. Produktivitas ternak kelinci pada daerah penelitian masih tergolong rendah yaitu rata-rata 6 ekor per indukan dimana faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ternak kelinci yaitu Induk, obat-obatan dan tenaga kerja sbesar 96%. Rata-rata pendapatan peternak pada usaha ini yaitu Rp. 3.986.760. Hasil analisis kelayakan usaha ternak kelinci di daerah penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak kelinci di daerah penelitian layak diusahakan. Untuk hasil analisis efisiensi pemasaran di daerah penelitian, menunjukkan bahwa usaha ternak kelinci di daerah penelitian belum efisien. Kata Kunci : Kelinci, Faktor Produksi, Kelayakan, Pemasaran
Copyrights © 2013