JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013

ANALISIS PENGARUH BIAYA INPUT DAN TENAGA KERJA TERHADAP KONVERSI LUAS LAHAN KARET MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT ( Studi Kasus : Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu )

Cindi Melani Goenawan (Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara)
Tavi Supriana (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara)
Mozart B. Darus (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Alih fungsi lahan atau lazimnya disebut konversi lahan adalah perubahan fungsi sebagian atau seluruh lahan dari fungsinya semula menjadi fungsi lain. Alih fungsi lahan juga dapat diartikan sebagai perubahan untuk penggunaan lain disebabkan oleh faktor bertambah dan meningkatnya permintaan akan mutu kehidupan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis  faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan karet menjadi lahan kelapa sawit. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Accidental Purposive Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah model Regresi Linier Berganda dengan estimasi menggunakan metode kuadrat terkecil (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tenaga kerja karet dan biaya tenaga kerja kelapa sawit secara simultan dan parsial berpengaruh nyata terhadap konversi lahan karet menjadi lahan kelapa sawit di Desa Kampung Dalam Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu, sedangkan biaya input karet dan biaya input kelapa sawit tidak berpengaruh nyata. Kata Kunci: konversi lahan, karet, kelapa sawit, biaya input, biaya tenaga kerja.    

Copyrights © 2013