ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan mangrove menjadi dodol, teh, keripik dan sirup dan untuk mengetahui nilai tambah dan rasio nilai tambah dari proses pengolahan mangrove menjadi dodol, teh, keripik dan sirup. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode nilai tambah Hayami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tambah dan rasio nilai tambah dari olahan mangrove adalah dodol dengan nilai tambah Rp. 122.706 dengan rasio nilai tambah 40,90%, teh dengan nilai tambah Rp. 198.498 dengan rasio nilai tambah 79,39%, keripik dengan nilai tambah Rp. 489.694 dengan rasio nilai tambah 77,72% dan sirup dengan nilai tambah Rp. 436.153 dengan rasio nilai tambah 67,10%. Kata kunci : Mangrove, Olahan Mangrove, Nilai Tambah
Copyrights © 2015