ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pola tanam tumpang sari tomat dan cabai ; untuk menganalisis perbedaan biaya produksi; penerimaan; dan pendapatan bersih pola tanam tumpang sari tomat-cabai dengan tomat monokultur dan cabai monokultur di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pola tumpang sari tomat-cabai dilakukan dengan jarak tanaman tomat-tomat ± 50 centimeter, jarak antar tomat-cabai ± 50 centimeter, jarak antar bedengan satu dengan bedengan yang lain 2 meter. Pendapatan bersih pada pola tumpang sari tomat-cabai adalah Rp.277.224.090/Ha/MT, pendapatan bersih pada tomat monokultur adalah Rp.347.173.456/Ha/MT, pendapatan bersih pada cabai monokultur adalah Rp.232.575.912/Ha/MT. Tidak ada perbedaan nyata antara pendapatan tumpang sari tomat-cabai dengan tomat monokultur. Tidak ada perbedaan yang nyata antara pendapatan tumpang sari tomat-cabai dengan cabai monokultur. Nilai R/C Ratio pada tumpang sari tomat-cabai adalah 3.49, R/C Ratio Tomat Monokultur adalah 4,63, dan R/C Ratio Cabai Monokultur adalah 4,47. Kata Kunci : Tomat, Cabai, Tumpang Sari, Monokultur, dan Pendapatan
Copyrights © 2016