JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017

ANALISIS USAHATANI JAGUNG DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (Studi Kasus: Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo)

Jahtra Ginting (Unknown)
Kelin Tarigan (Unknown)
Salmiah Salmiah (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jan 2018

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar biaya setiap komponen produksi, pendapatan, dan untuk menganalisis tingkat persentase kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga serta untuk menganalisis kelayakan usahatani jagung di daerah penelitian. Metode Penelitian ditentukan secara purposive sampling (sampling dengan maksud tertentu), karena Kecamatan Barusjahe merupakan kecamatan dengan produktivitas jagung terbesar namun memiliki produksi lima terendah di Kabupaten Karo dan Desa Sukanalu merupakan desa yang mempunyai luas dan produksi jagung terbanyak di kecamatan tersebut. Penentuan sampel berdasarkan metode accindental sample. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode biaya dan pendapatan, metode perhitungan persentase kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga dan metode analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya komponen terbesar adalah tenaga kerja 45,83%, biaya pupuk 20,22%, biaya benih 14,33%, biaya sewa traktor 10,15%, biaya penyusutan peralatan 4,28%, biaya sewa lahan 2,81%, biaya herbisida 1,97% dan biaya pbb 0,40%. Pendapatan petani jagung sebesar Rp 7.028.365/musim tanam (Rp 1.171.394/bulan) dimana pendapatan ini lebih kecil dibandingkan UMR Kab. Karo tahun 2016 sebesar Rp 1.811.875/bulan. Kontribusi usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga tergolong kecil yaitu 37,21%. Usahatani jagung di desa penelitian sudah layak diusahakan, dimana R/C ratio > 1 yaitu 2,51.   Kata kunci: Analisis Usahatani Jagung, Pendapatan, Kontribusi Pendapatan, Analisis Kelayakan

Copyrights © 2017