Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, serta untuk menentukan strategi pengembangan agroindustri bawang merah yang sesuai di Kabupaten Samosir. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang menjadi kekuatan yaitu, bantuan pemerintah dan frekuensi promosi. Yang menjadi kelemahan yaitu perencanaan agroindustri, tenaga profesional dan frekuensi pelatihan. Yang manjadi peluang yaitu modal usaha, harga jual, lokasi usaha, permintaan pasar, selera masyarakat, ketersediaan bahan baku, dan kualitas bahan baku, serta yang menjadi ancaman yaitu pesaing, pemahaman agroindustri, ruang lingkup, dan aplikasi teknologi. Strategi yang digunakan yaitu strategi turn around, yaitu memanfaatkan peluang secara optimal dan meminimalkan kendala-kendala internal. Kata Kunci: Strategi, Agroindustri, Bawang Merah
Copyrights © 2018