Jurnal Teknik Sipil USU
Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik Sipil 2012

DESAIN DAN ANALISA HARGA PELAT SATU ARAH DENGAN MEMAKAI PELAT KOMPOSIT DIBANDINGKAN DENGAN PELAT BETON BIASA PADA BANGUNAN BERTINGKAT

Irvan Rico Pasaribu (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2012

Abstract

Berkembangnya teknologi konstruksi berdampak besar bagi pemilihan material-material yangdigunakan pada sebuah bangunan untuk mencapai struktur yang semakin ekonomis dengan keamananstruktur yang tidak perlu diragukan. Pelat lantai adalah komponen struktur bangunan yang memilikidimensi tertentu untuk menyalurkan beban mati dan beban hidup di atasnya untuk disalurkan kepadapenopangnya. Dalam merencanakan pelat lantai sebuah bangunan diperlukan data-data beban yangakan dipikul oleh struktur tersebut sehingga struktur yang direncanakan sanggup melayani gaya-gayayang bekerja. Dengan perencanaan yang matang diharapkan akan dihasilkan dimensi pelat lantai yangaman dan juga ekonomis. Pada tugas akhir ini direncanakan dan dianalisa harga dari dua buah pelatyaitu pelat beton komposit (dengan menggunakan bondek) dan pelat beton konvensional. Adapunbuilding code yang menjadi acuan adalah SNI 03-2874-2002 Tata Cara Perhitungan Struktur Betonuntuk Bangunan Gedung, SNI 03-1729-2002 Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk BanguanGedung. serta Daftar Harga Bahan dan Upah untuk kota Medan Tahun 2012 yang dikeluarkan olehDinas Tata Ruang dan Permukiman Pemerintah Kota Medan. Dek baja bergelombang atau yangsering disebut bondek menjadi salah satu bagian dari teknologi konstruksi yang sudah tidak asing lagibagi masyarakat Indonesia. Bondek mampu menggantikan sekaligus dua fungsi material pada pelatlantai beton biasa yaitu fungsi dari tulangan positif dan fungsi bekisting. Selain itu penggunaanbondek juga mengakibatkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pembuatan pelatlantai relative lebih singkat.Kata kunci : Pelat lantai, Bondek, Analisa Harga, Komposit.

Copyrights © 2012