ABSTRAK Dalam proses pengecoran bangunan pada daerah lepas pantai, kontak langsung antara beton dengan air laut tidak dapat dihindari. Air laut sendiri mengandung berbagai zat yang dapat mempengaruhi dan cenderung melemahkan kekuatan dari beton salah satunya yaitu sulfat. Oleh sebab itu perlu dilakukan pencegahan terhadap pengurangan kekuatan tersebut. Pada penelitian ini akan dibahas tentang pengaruh penggunaan Rheomac® SF100 sebanyak 10% dari berat semen terhadap kuat tekan, tarik belah dan absorpsi pada beton pada masa perendaman selama 28 hari dan 90 hari yang direndam pada 4 jenis air yaitu air normal, air laut, air sulfat ±1000 ppm,dan air sulfat ±6000 ppm. Air laut sendiri diambil dari daerah pantai cermin dan dianalisa di laboratorium untuk memperoleh kadar zat yang terkandung di dalam air laut. Dari hasil penelitian tentang kandungan kimia, diperoleh air laut mengandung klorida ±30000 ppm dan sulfat ±2600 ppm. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa air laut, maka akan semakin menurunkan kualitas dari beton dari mutu yang direncanakan. Pada percobaan ini dihasilkan bahwa semakin lama beton direndam maka akan mempengaruhi kekuatan beton tersebut. Penggunaan Rheomac® SF100 berhasil mengurangi kerusakan akibat zat- zat yang terkandung di dalam air perendaman. Kata Kunci : Rheomac® SF100, air laut, air sulfat, kuat tekan, absorpsi
Copyrights © 2013