ABSTRAK Alternatif membuat gelagar keran adalah dengan sistem monorail dangan beban tidak terlalu besar dan biasanya yang efektif menahan beban adalah flens bawah. Pada pembahasan tugas akhir ini, akan dilakukan analisa perilaku profil I bila roda keran diletakkan pada posisi di flens atas dan flens bawah, dengan tujuan untuk menentukan kemampuan balok monorail dengan menetapkan perilakunya terhadap beban serta menentukan flens mana yang lebih stabil menahan beban. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini untuk menganalisa pembebanan di flens atas dan flens bawah adalah metode energi Trahair dan sebagai pembanding menggunakan metode Chen-Lui. Profil yang digunakan sebagai balok monorail adalah profil I–254x146x43, profil I–457x191x98; dan profil I–610x229x140.Dari hasil analisa perhitungan diperoleh posisi pembebanan di flens atas, pusat geser, dan flens bawah bila dibebani, maka pada posisi flens bawah akan lebih stabil bila dibandingkan dengan posisi yang lain. Nilai Mcr pada flens bawah lebih besar bila dibandingkan di pusat geser dan flens atas (Mcr bottom > Mcr Shear centre > Mcr Top). Kata kunci: keran, monorail, metode energi, profil I
Copyrights © 2013