ABSTRAK Tempurung kelapa merupakan limbah dari pabrik kopra dan pasar tradisional. Pemanfaatan limbah dapat mengurangi pencemaran lingkungan terutama global warming. Penambahan tempurung kelapa dalam adukan beton merupakan salah satu cara pemanfaatan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tempurung kelapa pada beton terhadap kuat tekan, kuat tarik dan koefisien serap bunyi beton. Dalam penelitian ini variasi tempurung kelapa yang digunakan 0%, 5%, 10% dan 15% dari berat kerikil yang digunakan dengan faktor air semen yang digunakan 0,50. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat tempurung kelapa pada campuran beton dapat menurunkan kuat tekan sebesar 33,34%, 43%, dan 45,83% dari beton normal, namun terjadi peningkatan pada kuat tarik sebesar 12,39%, 19,18% dan 27,96% dari beton normal dan peningkatan juga terjadi pada nilai peredaman suara beton. Kata Kunci : tempurung kelapa, kuat tekan, kuat tarik, dan peredaman suara.
Copyrights © 2013