ABSTRAK Pondasi tiang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang letaknya cukup dalam di dalam tanah. Untuk menghitung kapasitas tiang, terdapat banyak rumus yang dapat digunakan dan menghasilkan nilai kapasitas yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini untuk meghitung daya dukung tiang dari hasil Sondir, Standart Penetration Test (SPT), Kalendering dan Loading Test, serta membandingkan hasil daya dukung tiang dari beberapa metode peyelidikan yang terjadi pada tiang tunggal. Hasil perhitungan daya dukung pondasi terdapat perbedaan nilai baik dilihat dari penggunaan metode perhitungan Aoki dan De Alencar, serta metode Meyerhof. Dimana dari data sondir Aoki dan De Alencar Qu=115,640 ton, dari data sondir metode Meyerhof Qu = 280,339 ton, dari data SPT metode Meyerhof Qu = 198,287 ton, dari data kalendering metode Danish Formula Qu = 123,337 ton, dari data kalendering metode Modifield New ENR Qu=133,131ton, dari bacaan loading test metode Davisson Qu = 124,0 ton dan dari data loading test metode Mazurkiewicz Qu= 216,0 ton Dari hasil perhitungan daya dukung tiang, lebih aman memakai perhitungan dari hasil data loading test karena lebih aktual. Kata kunci: pondasi tiang, daya dukung tiang, loading test
Copyrights © 2013