ABSTRAK Perkembangan dunia pendidikan yang dari masa ke masa berkembang semakin pesat menuntut adanya sarana dan prasarana yang menunjang. Dalam perencanaan setiap bangunan gedung diharapkan memiliki syarat-syarat tertentu dalam merencanakan dimensi bangunan berdasarkan fungsi dan muatan bangunan tersebut agar lebih efisien, ekonomis dan memiliki nilai estetika didalamnya. Pada pembahasan yang diambil pada Tugas Akhir ini yaitu dijumpai sebuah pekerjaan yang mana belum dilakukan pekerjaan pelat lantainya sehingga dilakukan usulan desain menggunakan beton prategang sistem post tension. Dalam meredesain ulang pelat prategang sistem post tension digunakan metode pengerjaan peralihan tumpuan, dengan asumsi posisi tendon diawal. Dari hasil perbandingan pada pelat beton bertulang biasa dengan hasil redesain yang dilakukan menggunakan sistem pelat prategang sistem post tension dengan membuang balok anak yang ada maka dapat menghemat pemakaian baja tulangan dan mall/bekisting pada balok anaknya, yang mana telah dihilangkan serta memberikan kesan lebih lepang/luas tanpa adanya balok anak sehingga memiliki nilai estetika. Kata kunci : Beton Prategang, Post Tension, Beton Bertulang, RAB.
Copyrights © 2016