Jurnal Teknik Sipil USU
Vol 5, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2016

TEKUK BAJA PROFIL IWF DAN HONEYCOMB (CASTELLA) (TEORI DAN EKSPERIMENTAL)

Philip Lamsihar Napitupulu (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2016

Abstract

ABSTRAK Apabila sebuah batang lurus dibebani gaya tekan aksial dengan pemberian beban semakin lamasemakin tinggi, maka pada batang tersebut akan mengalami perubahan keadaan sumbu batang lurusmenjadi batang melengkung dinamakan tekuk. Terjadinya fenomena tekuk pada struktur bajadisebabkan karena elemen baja pada umumnya sangat tipis, sehingga mudah mengalami tekuk yangakan mengurangi kapasitas dari struktur itu sendir i. Penelit ian ini menggunakan benda uji berupaprofil baja iwf dan honeycomb (castella). Penelit ian ini bertujuan untuk mendapatkan gambarantentang uji tekuk pada benda uji, menentukan berapa nilai beban krit is (Pyang terjadi pada benda uji, membandingkan beban krit is (Pkrkr), dan deformasi lendutan ) dan deformasi lendutan yang terjadipada benda uji dar i hasil pengujian dan perhitungan analit is. Pada penelit ian ini, dilakukan pengujian pada profil baja iwf yang memiliki dimensi 150. 75. 5.7 mm dan untuk profil baja honeycombmemiliki dimensi 225. 75. 5.7 mm, masing- masing dengan t inggi batang 2,5 m (untuk duasampel). Profil memiliki per letakan sendi-sendi dan diber ikan pembebanan aksial. Hasil yangdiperoleh secara pengujian untuk sampel I profil baja iwf, yaitu Psampel II diperoleh Pkr kr= 17000 kg dan untuk = 17100 kg. Sedangkan, hasil yang diperoleh secara perhitungan analitis yaituPkr= 16398 kg. Adapun hasil yang diperoleh secara pengujian untuk sampel I profil honeycomb (castella), yaitu Pkr = 19800 kg dan untuk sampel II diperoleh Pkr = 20000 kg. Sedangkan, hasilyang diperoleh secara perhitungan analit is yaitu Pkr=  16326 kg.  Semakin besar beban yang diberikan maka semakin besar pula deformasi lendutan yang terjadi pada benda uji tersebut. Kata kunci: baja, pengujian tekuk, beban krit is, profil baja iwf, profil baja honeycomb (cast ella) .

Copyrights © 2016