ABSTRAK Long-Life Asphalt Pavement/Perpetual Pavement didefinisikan sebagai perkerasan beraspal yang dirancang dan dibangun dengan umur 50 tahun atau lebih tanpa memerlukan rekonstruksi (perbaikan struktur perkerasan) melainkan hanya memerlukan pemeliharaan (secara periodik) pada lapisan permukaan perkerasan untuk menghilangkan retak permukaan dan/atau memperbaiki ketidakrataan permukaan. Nilai ekonomis dari desain perpetual pavement terlihat dari hasil desain struktur perkerasan yang tidak perlu dipertebal lagi untuk memperpanjang masa layan. Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji perencanaan perkerasan lentur, perkerasan kaku dan perkerasan berumur panjang yang didasarkan kepada Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013. Untuk itu digunakan data Proyek pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu (STA 39+375-STA 39+700) sebagai acuan dasar perkerasan jalan. Untuk setiap jenis perencanaan perkerasan jalan didesain hingga 50 tahun kemudian dihitung dengan life cycle cost hingga mendapatkan nilai Present Value masing-masing. Dari hasil studi diketahui bahwa prinsip perkerasan berumur panjang (perpetual pavement) lebih menguntungkan bagi penyelenggara jalan dikarenakan biaya desain awal yang lebih murah daripada perkerasan kaku dan hanya memerlukan pemeliharaan rutin sampai akhir masa layan perkerasan.Dari hasil analisis didapat penghematan biaya perkerasan berumur panjang (Perpetual Pavement) sebesar 31% dibandingkan dengan biaya perkerasan lentur berumur 20 tahun; penghematan sebesar 38% dibandingkan dengan biaya perkerasan lentur berumur 50 tahun; penghematan sebesar 50% dibandingkan dengan biaya perkerasan kaku berumur 20 tahun; penghematan sebesar 51% dibandingkan dengan biaya perkerasan kaku berumur 50 tahun dan penghematan sebesar 53% dibandingkan dengan biaya perkerasan eksisting (perkerasan kaku) berumur 20 tahun. Kata kunci: perkerasan berumur panjang, bina marga 2013, life cycle cost, perpetual pavement
Copyrights © 2017