Jurnal Teknik Sipil USU
Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017

ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PEMELIHARAAN GEDUNG (STUDI KASUS : PDAM TIRTA NAULI SIBOLGA)

Rio Prambudi Wadhana (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2017

Abstract

ABSTRAK Life Cycle Cost adalah biaya siklus hidup yang berkaitan mulai dari tahap permulaan hingga tahap pembongkaran akhir. Yang termasuk biaya ini adalah biaya perencanaan, biaya perawatan, dan biaya pembongkaran. Dalam proses perancangan sudah sewajarnya seorang perencana bangunan hendaknya mempertimbangkan salah satu aspek pada tahap pascakonstruksi yaitu aspek pemeliharaan. Gedung PDAM TIRTA NAULI SIBOLGA adalah gedung yang beroperasi sebagai penyedia air bersih. Gedung ini sudah berdiri sejak tahun 1993 dan beroperasi selama kurang lebih 20 tahun. Selama gedung tersebut difungsikan, gedung tersebut tidak memiliki alokasi dana untuk biaya pemeliharaan selama umur rencana bangunan. Perbaikan-perbaikan yang dilakukan selama ini hanya dilakukan jika terjadi kerusakan saja. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat financial schedule biaya pemeliharaan selama umur rencana bangunan, dan mengetahui biaya pemeliharaan terbesar. Melalui proses perhitungan dengan menggunakan rumus suku bunga, didapat hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadi kenaikan biaya pemeliharaan setiap 2 tahun sekali, karena adanya perbedaan siklus biaya pemeliharaan. Biaya pemeliharaan terbesar untuk fisik gedung terdapat pada kegiatan cleaning service dengan besar bobot rata-rata setiap tahunnya sebesar 86,97%, sedangkan untuk pemeliharaan nonfisik biaya pemeliharaan terbesar terdapat pada pemeliharaan air conditioning (ac) dengan besar bobot rata-rata setiap tahunnya sebesar 63,10%. Kata kunci : Life Cycle Cost, Pemeliharaan, Financial Schedule

Copyrights © 2017