Jurnal Teknik Sipil USU
Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017

PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK HDPE SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR PADA CAMPURAN BATAKO

Vincent Theresa (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2017

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara kedua di dunia sebagai penghasil limbah plastik terbanyak yang dibuang ke laut setelah Tiongkok. Sebagian besar dari limbah plastik tersebut merupakan limbah plastik yang berjenis polyethelene. Polyethelene adalah polimer yang terdiri dari rantai panjang monomer etilena. Polyethylene merupakan plastik yang memiliki ciri-ciri antara lain : termoplastis, elastis, tidak tembus air, tidak berbau, sedikit buram dan transparan, tahan benturan dan memiliki daya tahan hingga 135 derajat Celcius. Pada proses pembuatan batako ini digunakan jenis plastik HDPE ( high density polyethylene ) yang telah dibersihkan dan dicacah sebagai substitusi agregat halus. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Pada penelitian ini digunakan limbah plastik HDPE sebanyak 0%, 10%, 20%, dan 30% dari berat keseluruhan pasir sebagai substitusi. Pada penelitian ini didapat bahwa batako dengan komposisi 30% plastik HDPE mempunyai berat isi yang paling ringan, tetapi mempunyai daya serap yang paling besar. Sedangkan kuat tekan yang didapat pada batako cenderung semakin menurun seiring dengan bertambahnya cacahan plastik HDPE pada batako. Penurunan kuat tarik rata-rata yang paling signifikan terjadi pada briquette dengan campuran plastik sebesar 10% yaitu 41,91%, dan pada pengujian kuat impak batako dengan campuran plastik HDPE sebesar 10% mengalami penurunan sebesar 4,16%. Kata kunci : polyethylene, HDPE, batako, kuat impak

Copyrights © 2017