Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam proses preservasi kuratif arsip statis tekstual pascabencana alam letusan Gunung Merapi tahun 2010 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif denganpendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan studidokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Slemanpasca bencana alam letusan Gunung Merapi ditindak dengan kegiatan preservasi kuratif atau restorasi. Prosesperbaikan arsip tekstual memiliki tiga metode yaitu Leafcasting, enkapsulasi, dan manual sistem. DinasPerpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menangani arsip statis tekstual pasca bencana alam letusanGunung Merapi tahun 2010 dengan metode Leafcasting dan manual sistem yaitu menggunakan metodeperbaikan dengan cara menambal atau menyulam arsip statis tekstual. Kegiatan preservasi kuratif denganmetode Leafcasting dan manual sistem dipilih sebagai bentuk upaya penyelamatan arsip statis tekstual pascabencana alam letusan Gunung Merapi tahun 2010.
Copyrights © 2017