Jurnal Teknik ITS
Vol 1, No 1 (2012)

Pengendalian Perubahan Pemanfaatan Lahan Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Untuk Mendukung Program Lumbung Pangan Nasional)

Rizky Rangga Wijaksono (PWk)
Ardy Maulidy Navastara (PWK)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2012

Abstract

Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Banyuasin sebagai sentra pertanian tanaman pangan tidak sejalan dengan program Sumatera Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional, hal ini dikarenakan kegiatan perubahan pemanfaatan lahan yang semakin marak terjadi di Kabupaten Banyuasin. Oleh karena itu perlunya arahan pengendalian pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin. Tujuan penelitian adalah mendapatkan arahan pengendalian konversi lahan pertanian tanaman pangan yang dilakukan dengan lima tahapan analisis yaitu pengidentifikasian karakteristik perubahan dengan analisis deskriptif, menganalisis dampak perubahannya terhadap kapasitas produksi padi dengan analisis deskriptif dan penentuan tipologi perubahan pemanfaatan lahan digunakan analisis data kuartil. Penentuan faktor yang berpengaruh dengan menggunakan analisis delphi, menganalisis kriteria pengendalian dengan analisis deskriptif dan merumuskan  arahan pengendalian perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan dengan analisis triangulasi. Jenis perubahan lahan pertanian terbesar mengarah ke penggunaan perkebunan  sebesar 50 % dan permukiman sebesar 30 % dengan laju perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin adalah 19.206 Ha/Tahun. Hal ini berbanding lurus dengan semakin meningkatnya kapasitas produksi tanaman pangan yang hilang sebesar 563.999 Ton dari Tahun 2007-2010. Berdasarkan laju dan dampak konversi lahan tersebut, diketahui tipologi konversi lahan pertanian tanaman pangan, yakni Tipologi I (Kecenderungan dampak dan laju tinggi), Tipologi II (Kecenderungan dampak dan laju sedang), Tipologi III (Kecenderungan dampak dan laju rendah). Ketiga tipologi ini memberikan gambaran karakteristik konversi lahan pertanian tanaman pangan yang terjadi di Kabupaten Banyuasin. Melalui tipologi tersebut dijelaskan bahwa konversi lahan pertanian yang terjadi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: perkembangan investasi, perkembangan demografi, implementasi hukum, pengawasan pengendalian lahan pertanian tanaman pangan, potensi hasil pertanian tanaman pangan, produktivitas hasil pertanian tanaman pangan, danperkembangan kota.Arahan pengendalian yang dihasilkan adalah Penerapan Zoning regulation dengan menetapkan Tipologi I menjadi Kawasan Pangan Abadi yang tidak boleh dikonversi,Pemulihan fungsi lahan pertanian tanaman pangan melalui penggantian lahan yang dikonversi di tempat lain (dengan penghitungan luas dan produksi yang setar

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...