Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman apa saja yang dirasakan oleh pria pelaku hubungan seksual selama menggunakan media sosial. Subjek yang dipergunakan dalam penelitian adalah 3 sampel, dan dilakukan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan perspektif fenomenologis, untuk metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, materi audio. Metode analisis data yang digunakan menggunakan definisi fenomena individu, untuk memverifikasi data digunakan standar kredibiltas, standar dependabilitas dan standar konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hubungan seksual di luar pernikahan tidak hanya di dorong oleh komunitas individu, rasa penasaran, rasa kesepian, dan keinginan untuk mendapatkan sensasi yang berbeda dalam melakukan hubungan seksual, namun faktor media sosial dapat berpengaruh besar terhadap individu dengan adanya perkembangan media sosial membuat seseorang mendapatkan informasi tentang hal pornografi, melalui media sosial semakin mudah untuk saling bertukar informasi tentang pornografi sehingga mendorong seseorang melakukan hubungan seksual, sebab dengan semakin banyak informasi tentang pornografi membuat seseorang semakin penasaran dan berkeinginan untuk mencoba melakukannya.
Copyrights © 2015