Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada mahasiswi usia dewasa awal di Sekolah TinggiI lmu Farmasi “Yayasan Pharmasi” Semarang. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswi aktif di STIFAR yang belum memiliki pasangan dan belum menikah. Sampel penelitian berjumlah 124, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan skala kecemasan memperoleh pasangan hidup (31 aitem valid dengan α = 0,900) dan skala harga diri (34 aitem valid dengan α = 0,910). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi yang diolah dengan menggunakan program (SPSS) versi 20.0 menunjukan nilai koefisien korelasi antara harga diri dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup sebesar -0,470 dengan p = 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada mahasiswi dewasa awal di STIFAR diterima. Artinya semakin tinggi harga diri maka semakin rendah kecemasan memperoleh pasangan hidup, dan sebaliknya. Harga diri memberikan sumbangan efektif sebesar 22,1% terhadap kecemasan memperoleh pasangan hidup.
Copyrights © 2015