Kesejahteraan psikologis adalah kemampuan individu untuk menerima dirinya dilihat dari norma yang berlaku di masyarakat, sehingga individu mampu merumuskan tujuan hidup dan memiliki keinginan untuk mengembangkan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis ditinjau dari status pekerjaan ibu bekerja dan ibu tidak bekerja pada siswa di SMA Islam Hidayatullah Semarang. Sampel penelitian berjumlah 109 siswa-siswi kelas X dan XI SMA Islam Hidayatullah Semarang yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Kesejahteraan Psikologis (30 aitem valid, α = 0,897). Hasil analisis data menggunakan uji ANOVA menunjukan ada perbedaan kesejahteraan psikologis ditinjau dari status pekerjaan ibu bekerja dan ibu tidak bekerja pada siswa di SMA Islam Hidayatullah Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu yang bekerja lebih berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis siswa dibandingkan ibu tidak bekerja (Mibubekerja = 91,13; Mibutidakbekerja= 75,49). Status pekerjaan ibu membantu siswa dalam menentukan tujuan dalam hidup siswa.
Copyrights © 2017