Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dan konformitas pada mahasiswa yang berlatar belakang budaya Jawa di Universitas Diponegoro. Konformitas adalah kemampuan individu untuk menyesuaikan diri dengan cara merubah berbagai hal seperti: cara berbicara, berpakaian, dan penampilan agar individu diterima di dalam suatu lingkungan baru. Asertivitas adalah kemampuan seseorang untuk mengungkapkan pendapatnya dengan jelas tanpa melukai perasaan orang lain serta tidak mengabaikan hak-hak orang lain. Subjek penelitian 91 mahasiswa anggota ormada yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang didapatkan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala konformitas (21 aitem, α = 0,835) dan skala asertivitas (23 aitem, α = 0,817). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara asertivitas dengan konformitas (r = -0,237; p = 0,024 (p<0,05). Asertivitas memberikan sumbangan efektif sebesar 5,6%terhadap konformitas.
Copyrights © 2018