Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan self esteem pada remaja serta mengetahui besarnya sumbangan efektif yang didapatkan. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan self esteem pada remaja pengguna napza. Sampel penelitian ini adalah penghuni Balai Rehabilitasi Sosial Eks Penyalahguna Napza “Mandiri” Semarang berjumlah 49 anak. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala kecerdasan spiritual (26 aitem; α = 0,842) dan skala self esteem (37 aitem; α = 0,889). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan self esteem pada remaja pengguna napza di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Penyalahguna Napza “Mandiri” Semarang (rxy = 0,785; p = 0,000). Semakin tinggi kecerdasan spiritual remaja maka self esteem juga tinggi. Sumbangan efektif variabbel kecerdasan spiritual pada penelitian ini sebesar 61,6%, sedangkan 38,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
Copyrights © 2016