Banyaknya komunitas religi di Indonesia, salah satunya Gambang Syafaat Semarang menunjukan tingginya minat masyarakat untuk memahami fungsi agama. Penelitian ini bermaksud memahami pengalaman religius jama’ah maiyah Gambang Syafaat Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, DFI (Deskripsi Fenomena Individual) karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci mulai dari sebelum menjadi jama’ah maiyah hingga setelah menikmati sebagai jama’ah maiyah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh menggunakan teknik snowball. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengalaman religius subjek melalui tiga episode: 1) Episode sebelum menjadi jama’ah banyak diwarnai dengan kebiasaan bermain judi dan mabuk, teman bergaul dan hobi membaca buku Cak Nun, namun disertai dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap islam; 2) Episode awal adalah ketika subjek tertarik dengan tulisan-tulisan Cak Nun dan ingin mengetahui lebih jauh dengan mengikuti pengajian maiyah secara rutin; 3) Episode menikmati sebagai jama’ah maiyah dimulai ketika subjek mendapatkan pengalaman religius dan menunjukan perubahan dalam hidup. Diantaranya adalah dengan meninggalkan kebiasaan judi dan minum, bersyukur dalam setiap keadaan serta selalu berusaha membahagiakan orang disekitarnya.
Copyrights © 2015