Dalang merupakan orang yang memainkan wayang yang berperan sebagai sutradara.Wayang merupakan boneka yang terbuat dari kulit yang dimainkan oleh seorang dalang. Penelitian ini bermaksud memahami perjalanan dalang remaja yang dikaji secara psikologis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan subjek. Data tersebut dianalisis menggunakan metode eksplikasi data (Subandi, 2009). Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan psikologis yang dilalui subjek melalui tiga episode : 1) Episode sebelum menjadi dalang tentang awal subjek menjadi dalang mengenai kehidupan di masa kecilnya, ketertarikan subjek terhadap wayang, dan respon yang diberikan oleh keluarga dan orang sekitarnya; 2) Episode menjadi dalang tentang bagaimana proses mendalang, pengalaman yang dialami, persiapan yang dilakukan ketika akan pentas, dan interaksi dengan lingkungan sekitar; 3) Episode setelah menjadi dalang berisi tentang bagaimana tantangan, harapan dan hambatan yang dihadapi selama menjadi seorang dalang. Ketiga subjek pada dasarnya ingin terus melestarikan wayang, karena yakin bahwa wayang tidak akan punah. MA ingin menjadi seorang dalang dan anggota militer. SGW ingin membawa wayang hingga mancanegara. Sedangkan MNF ingin menjadi seorang dalang dengan mengangkat bahasa Jawa
Copyrights © 2015