Kabupaten Bojonegoro telah mencanangkan kebijakan zero malnutrition. Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya untuk menangani kasus balita gizi buruk di Kabupaten Bojonegoro maka penelitian ini menggunakan pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persentase balita gizi buruk dimana faktor dibedakan menjadi faktor yang berpengaruh secara lokal di tiap kecamatan dan faktor yang berpengaruh global diseluruh kecamatan. Berdasarkan uji kebaikan model, Model MGWR menghasilkan nilai R2 dan AIC yang kurang optimum jika dibandingkan dengan model GWR. Nilai R2 dan AIC pada model MGWR berturut-turut adalah sebesar 84,37% dan 14,28; sedangkan pada model GWR masing-masing sebesar 91,04% dan -62,04.
Copyrights © 2013