Jawa Timur memiliki potensi besar dalam sektor pertanian,khususnya produksi padi. Lima kabupatenpenghasil padi terbesar di Jawa Timur adalah Kabupaten Banyuwangi, Bojonegoro,Jember, Lamongan, dan Ngawi. Produksi padi rentanterhadap keberagaman iklim terutama iklim ekstrim dan terjadinya perubahan iklim. Dalam upaya meminimalkan kerugian akibat iklim, makaperlu mempelajari karakteristik iklim ekstrim dan identifikasi adanya perubahaniklim. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui cara mengestimasi parameter bentuk dan skalamenggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE), mengeksplorasi karakteristik curah hujan di wilayah penelitian, dan mengidentifikasiperubahan iklim. Metode yang digunakan menganalisis curahhujan ekstrim adalah Extreme Value Theory.Salah satu pendekatan untuk mengidentifikasi nilai ekstrim adalah Peaks Over Threshold yang mengikuti distribusi GeneralizedPareto Distribution (GPD). Data Curah hujan dibagi menjadi dua periode yaitu periode 1 (1981-1990)dan periode 2 (1991-2010). Estimasi parameter bentuk dan skala didapatkanmelalui MLE yang selanjutnya diselesaikan dengan Newton Raphson, karena menghasilkan persamaan yang tidakclosed form. Penelitian inimenghasilkan estimasi parameter bentuk dan skala distribusi GPD, serta confidence interval (1-α)100%dengan α sebesar 5%. Di samping itu disimpulkan bahwa terjadinya perubahan iklim dikelima kabupaten, khususnya pada musim kemarau dan transisi
Copyrights © 2013