Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 3, No 2 (2014)

Klasifikasi Pasien Penderita Diabetes Melitus Tipe Dua Menggunakan Metode Analisis Diskriminan Hybrid Algoritma Genetika

Ramadhana Dio Gradianta (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Irhamah Irhamah (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
14 Sep 2014

Abstract

Kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang tidak sehat menyebabkan 8,4 juta jiwa menderita diabetes melitus sehingga menempatkan Indonesia pada peringkat keem-pat dunia dalam jumlah penderita diabetes melitus. Dari seluruh pasien diabetes melitus tersebut, 90% diantaranya menderita dia-betes melitus tipe dua. Salah satu cara penanganannya adalah de-ngan pemberian obat. Namun, kondisi gula darah setiap pasien berbeda dalam merespon obat yang diberikan. Ada kondisi di-mana gula darah pasien telah teregulasi dan ada pula kondisi di-mana gula darah belum mampu teregulasi oleh obat yang dibe-rikan. Atas kedua kondisi tersebut, dapat dilakukan klasifikasi yang dapat mengelompokkan pasien-pasien kedalam kodisi gula darah teregulasi dan belum teregulasi salah satunya dengan ana-lisis diskriminan. Namun, seiring berkembangnya ilmu penge-tahuan, metode diskriminan dapat di hybrid dengan metode lain salah satunya algoritma genetika. Oleh karena itu dalam peneli-tian ini dilakukan perbandingan ketepatan klasifikasi dari analisis diskriminan danhybrid analisis diskriminan-algoritma genetika. Hasilnya, ketepatan klasifikasi dari metode hybrid analisis diskri-minan-algoritma genetika lebih tinggi dibandingkan dengan me-tode analisis diskriminan.

Copyrights © 2014