Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 3, No 2 (2014)

Pengaruh Waktu Penggilingan Terhadap Kadar Zat Besi dalam Ampas Sari Kedelai Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis

Ferry Riyanto Harisman (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111)
Djarot Sugiarso (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111)



Article Info

Publish Date
14 Sep 2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu penggilingan dalam pembuatan sari kedelai terhadap kadar total zat besi yang tertinggal dalam ampas sari kedelai menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengukuran dilakukan dengan mengomplekskan besi dengan 1,10-fenantrolin membentuk besi(II)-fenantrolin. Panjang gelombang maksimum yang didapat sebesar 511 nm. Penelitian dilakukan dengan mengukur kadar besi dalam kedelai tanpa penggilingan (dilabeli sebagai GM 1) dan 4 kedelai dengan variasi waktu penggilingan selama 15 detik, 30 detik, 45 detik, dan 60 detik (dilabeli GM 2, GM 3, GM 4, GM 5). Hasil yang didapat yakni GM 1 mengandung besi sebanyak 7,082 gram, GM 2 sebanyak 6,832 gram, GM 3 sebanyak 6,120 gram, GM 4 sebanyak 4,867 gram, dan GM 5 sebanyak 4,444 gram. Hasil didapat menunjukkan adanya pengaruh yang linier antara waktu penggilingan dan kadar total zat besi dalam ampas sari kedelai

Copyrights © 2014