Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 4, No 2 (2015)

Penentuan Kadar Mineral Seng (Zn) dan Fosfor (P) dalam Nugget Ikan Gabus (Channa striata) - Rumput Laut Merah (Eucheuma spinosum)

Rahayu Dwi Astuti (Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Djarot Sugiarso K.S. (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2015

Abstract

Penelitian tentang pengaruh variasi komposisi daging ikan gabus dan rumput laut merah terhadap kandungan mineral Zn dan kandungan mineral P dalam nugget ikan gabus-rumput laut merah telah dilakukan. Komposisi ikan gabus sebagai bahan utama pembuatan nugget divariasikan menurun dari 95% hingga 75%, sedangkan rumput laut sebagai bahan pengganti tepung divariasikan meningkat dari 5% hingga 25%, dengan interval penurunan dan kenaikan yang sama, yaitu sebesar 5%. Untuk penentuan kadar mineral Zn, setiap sampel didestruksi menggunakan campuran asam HNO3-H2O2; kemudian dianalisa menggunakan instrumen Flame AAS. Sedangkan untuk penentuan kadar mineral P, setiap sampel didestruksi menggunakan campuran asam H2SO4-H2O2, kemudian dianalisa menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis dengan pengompleks ammonium molibdo-vanadat. Pengukuran absorbansi sampel pada 213,85 nm menghasilkan kadar Zn dalam nugget sebesar 40,4829  mg/kg hingga 87,6723 mg/kg dan pengukuran absorbansi sampel pada 390 nm menghasilkan kadar mineral P sebesar 1638,350 mg/kg hingga 4464,533 mg/kg. Penambahan rumput laut dan pengurangan daging ikan gabus menyebabkan kadar mineral Zn meningkat, tetapi kadar mineral P menurun. Kadar maksimum mineral Zn dalam nugget diperoleh pada komposisi (75% : 25%), sedangkan kadar maksimum mineral P diperoleh pada komposisi (95% : 5%).Kata Kunci–Channa striata; Eucheuma spinosum; fosfor; nugget ikan; seng.

Copyrights © 2015