Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 6, No 2 (2017)

Analisis Perbandingan Pengaruh Campuran ION Cu2+ dan Ni2+ Pada Penentuan Kadar Fe Sebagai Fe(II)-Fenantrolin

Tyas Budianti (Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
R. Djarot Sugiarso K. S. (Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
Suprapto Suprapto (Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))



Article Info

Publish Date
31 Dec 2017

Abstract

Analisis besi(II) dengan pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 yang diganggu dengan penambahan campuran ion Cu2+ dan Ni2+ menggunakan spektrofotometer UV-Vis telah berhasil dipelajari. Pada penentuan panjang gelombang maksimum kompleks Fe(II)-fenantrolin diperoleh panjang gelombang maksimum sebesar 510 nm. Sedangkan kompleks Cu(II)-fenantrolin menyerap sinar pada panjang gelombang maksimum 315 nm dan kompleks Ni(II)-fenantrolin pada panjang gelombang maksimum 330 nm. Pada penentuan kurva kalibrasi diperoleh persamaan regresi linear yaitu y = 0,1248x + 0,013 dengan nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,9990 dan koefisien determinasi (r2) adalah 0,9982. Penambahan campuran ion Cu2+ dan Ni2+ mengakibatkan adanya kenaikan nilai absorbansi pada kompleks Fe(II)-fenantrolin. Campuran ion Cu2+ dan Ni2+ mulai mengganggu pada konsentrasi Cu2+ 0,4 ppm dan konsentrasi Ni2+ 0,6 ppm. Nilai % recovery pada variasi konsentrasi Cu2+ dan Ni2+ yaitu 120,4594 %, standar deviasi (RSD) sebesar 0,7550 ppt, dan koevisien variasi (CV) sebesar 0,0755%.

Copyrights © 2017