Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 7, No 2 (2018)

Uji in Vitro Senyawa Antikanker SA 2014 terhadap Aktivitas Fagositosis Sel Makrofag (Mus musculus)

Akhlaqul Karimaa (Departemen Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2018

Abstract

Abstrak—Kanker merupakan kelainan dengan karakteristik mutasi yang mengganggu mekanisme kontrol normal dan berpotensi menghasilkan sel-sel yang berbahaya. Pengobatan yang diterapkan di Indonesia masih belum mendapatkan hasil yang memuaskan serta menimbulkan efek samping. Senyawa SA 2014 yang diisolasi dari spons laut Cinachyrella anomala dapat berperan sebagai imunomodulator dan berpotensi menjadi alternatif pengobatan kanker. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi senyawa SA 2014 yang paling optimal dalam meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag. Uji aktivitas fagositosis dilakukan secara in vitro dengan menambahkan senyawa SA 2014 dan doxorubicin sebagai pembanding dengan konsentrasi 10µg/mL, 5µg/mL, 2,5µg/mL, 1,25µg/mL serta 0µg/mL (kontrol) pada sel makrofag mencit, selanjutnya ditambahkan latex beads. Aktivitas  fagositosis dinyatakan dalam kapasitas fagositosis dan  indeks fagositosis. Hasil penelitian ini yakni senyawa SA 2014 dapat meningkatkan aktivitas fagostosis pada konsentrasi 2,5 µg/mL dengan kapasitas fagositosis serta indeks fagositosis 2 kali lebih besar dibanding kontrol, sedangkan perlakuan doxorubicin dapat meningkatkan kapasitas fagositosis pada konsentrasi 5 µg/mL 1,06 kali lebih besar dibanding kontrol namun tidak dapat meningkatkan indeks fagositosis.

Copyrights © 2018