Saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur transportasi umum untuk mendorong peningkatan dan pemerataan ekonomi nasional di setiap daerah. Selama beberapa tahun terakhir, pengguna transportasi umum setiap tahunnya dinilai mengalami peningkatan, salah satunya pada transportasi kereta api. Oleh karena itu, pemerintah melakukan strategi pembangunan nasional untuk meningkatkan fasilitas sarana dan pra sarana transportasi umum. Pada bidang perkeretaapian pemerintah melalukan 23 proyek pembangunan, salah satunya pengadaan jalur ganda di lintas selatan Jawa dengan trayek Jakarta – Surabaya Gubeng. Stasiun Madiun merupakan salah satu bagian dari perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang berada di Kota Madiun. Stasiun Madiun sebagai satu-satunya stasiun kelas besar di DAOP VII yang melayani keberangkatan dan kedatangan kereta api dari jalur utara, selatan, dan timur di Jawa. Terjadinya pembangunan jalur ganda mengakibatkan bertambahnya jumlah kereta api yang akan melintasi Stasiun Madiun sehingga akan mempengaruhi jumlah penumpang dan pegawai di Stasiun Madiun. Oleh karena itu, dibutuhkannnya pengembangan desain Stasiun Madiun guna memenuhi kebutuhan pengguna mendatang yang selaras dengan aspek lingkungan dan budaya setempat. Penelitian tentang studi “Konsep Future Station dan Brand pada Desain Interior Stasiun Madiun” merupakan sebuah solusi dari permasalahan Stasiun Madiun saat ini. Melalui konsep future stasion dapat meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan sustainabilitas dengan user oriented dalam Stasiun Madiun. Desain akhir menerapkan branding Kota Madiun dalam stasiun dengan dikombinasikan dengan branding perusahaan KAI sehingga dapat membantu meningkatkan daya tarik masyarakat dalam memakai kereta api dan memberikan identitas stasiun sesuai lokalitas setempat.
Copyrights © 2019