Farmaka
Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)

REVIEW ARTIKEL: AKTIVITAS FARMAKOLOGI DARI TANAMAN GENUS DYSOXYLUM

MUHAMAD NADIVA MARDIANA (Universitas Padjadjaran)
RADEN BAYU INDRADI (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2020

Abstract

Tanaman obat telah menjadi alternatif pengobatan pada masyarakat lokal untuk beberapa penyakit. Banyaknya resistensi mikroba terhadap obat kimia yang meningkat memunculkan beberapa penelitian untuk beralih ke obat herbal yang memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat kimia. Tanaman dari genus Dysoxylum sangat tersebar luas di benua Asia, dan ada kurang kebih 80 spesies yang sudah diuji, dan masih ada banyak spesies tanaman genus ini yang belum diuji aktivitas farmakologinya. Berdasarkan kebutuhan yang ada, pengkajian terhadap tanaman-tanaman genus Dysoxylum perlu dilakukan agar dapat memberikan manfaat secara menyeluruh terhadap pengembangan obat herbal. Dari hasil ulasan diperoleh beberapa tanaman genus ini, didapat hasil aktivitasnya yang berupa sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-7, antiinflamasi, antibakteri, antifidan, antiplasmodium, antioksidan, sitoprotektif dan penghambat pertumbuhan bakteri dan jamur yang berasal dari tanaman Dysoxylum aborescens, Dysoxylum parasiticum, Dysoxylum lukii, Dysoxylum alliaceum, Dysoxylum hainanense, Dysoxylum caulostachyum, Dysoxylum gothadora, Dysoxylum binectariferum, Dysoxylum cauliflorum, Dysoxylum densiflorum.Kata kunci: tanaman obat, Dysoxylum, aktivitas farmakologi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...