Farmaka
Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)

EFEKTIVITAS KECOMBRANG (Etlingera elatior) dan KUNYIT (Curcuma longa L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI

WENNI H.P PAKPAHAN (260110150053)
Dika Paramita Destiani (0001128701)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2018

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menetralisir potensi kerusakan yng disebabkan oleh radikal bebas, sedangkan antiinflamasi merupakan senyawa yang dapat menekan inflamasi yang disebabkan oleh stress oksidatif berlebih. Penggunaan antioksidan dan antiinflamasi secara sintesis sudah umum digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit degeneratif, namun memberikan efek samping pada penggunanya. Sehingga dikembangkan antioksidan dan antiinflamasi alami yang berasal dari tumbuhan. Studi kali ini membahas efektifitas dari tumbuhan kecombrang dan kunyit yang dibandingkan dengan antioksidan dan antiinflamasi sintesis berdasarkan hasil riview dari beberapa jurnal penelitian. Efektivitas antioksidan yang paling baik ditunjukkan oleh kecombrang pada bagian daunnya dibanding kunyit, vitamin A dan vitamin C. Sedangkan efektivitas anti-inflamasi yang baik ditunjukkan oleh rimpang kunyit dengan kurkumin sebagai senyawa fitokimia yang berperan penting.Kata Kunci : Antioksidan, Antiinflamasi, Kecombrang, Kunyit

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...