ABSTRAKKanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Oleh karena itu, telah dilakukan berbagai penelitian untuk mengatasi kanker. Salah satunya dengan melakukan pemanfaatan dari zat metabolit pada tumbuhan yang memiliki aktivitas antikanker. Menurut berbagai penelitian, terdapat beberapa suku tanaman yang berpotensi memiliki aktivitas anktikanker, salah satunya cempaka kuning (Michelia champaca). Cempaka kuning memiliki banyak metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya. Salah satu kandungan kimia yang bersifat aktif dalam kulit batang cempaka kuning adalah liriodenin. Liriodenin memiliki mekanisme kerja yang dapat menghambat enzim topoisomerase yang berperan dalam pembelahan pada fase proliferase dalam sel kanker.Kata kunci: Antikanker, Cempaka Kuning, Liriodenin, Inhibitor Topoisomerase ABSTRACTCancer is one of the leading causes of death in the world. Therefore, there have been many studies to treat cancer. One of them with the use of a substance metabolites in plants that have anticancer activity. According to various studies, there are several plant tribes that potentially have anktikanker activity, example Michelia champaca. Michelia champaca has so many secondary metabolites. One of the chemical constituents that is active in the stem bark of Michelia champaca is liriodenine. Liriodenine can inhibit topoisomerase enzymes that play a role in cleavage in the proliferase phase in cancer cells.Keywords: Anticancer, Michelia champaca, Liriodenine, Topoisomerase Inhibitor
Copyrights © 2018